8/09/2008
journey to the Lawu's gate
26-07-2008 , 16.30 pm,
at Cemoro Kandang
27-07-2008, 08.00 am,
at Lawu's peak (Hargo Dumilah)
5/31/2008
Terima kasih IBU...,,,
Hari pertama taman kanak-kanak
Ia bergegas ke pintu
Melepaskan pelukan ibunya
Ia tak lagi perlu itu
Karena ia sudah besar sekarang
Terlalu besar untuk hal-hal seperti itu
Sebaliknya ia melambaikan salam
Berharap itu sudah cukup
Saat hari itu ia pulang sekolah
Sang ibu menanyakan kegiatannya
Ia memberinya secarik kertas
Bergambar matahari kuning besar
Gambarnya tak sempurna
Karena ia ceroboh sana-sini
Tapi sang ibu agaknya tak melihat
Atau agaknya tak peduli
Hari pertama SMP
Ia bergegas ke pintu
Berlari dari pelukan ibunya
Ia tak menginginkan hal itu lagi
Ia mengabaikan panggilannya
Saat ia bergegas menyusuri jalan
Di dekat perempatan
Tempat temannya berencana bertemu
Ia berharap ibu akan mengerti
Mengapa ia harus berjalan kesekolah
Diantar oleh ibunya kini
Akan tidak keren kelihatannya
Dan saat ia pulang sekolah
Sang ibu menanyakan kegiatannya
Ia menyerahkan beberapa kertas
Dengan silang lebih dari satu
Sang guru jelas menunjukkan
Jawaban salah disana-sini
Tapi ibunya agaknya tak melihat
Atau agaknya tak peduli
Hari pertama SMU
Ia bergegas keluar pintu
Melompat kekursi pengemudi
Ford-nya yang mengilap
Ia pergi tanpa sarapan
Ia pergi tanpa pamit
Tapi ia berbalik dan menoleh
Sebelum membelok
Ia melihat ibunya melambai dengan semangat
Saat ia menjauh
Ia membunyikan klaksonnya hanya sekali
Untuk mencerahkan hari ibunya
Ia melihat senyuman diwajah ibunya
Lalu ia melaju menghilang dari pandangan
Menuju dunia yang berbeda
Kehidupan baru yang menyenangkan
Dan saat wisudanya
Saat air mata bersinar dimata ibunya
Ia tahu sudah tiba waktunya
Untuk berpisah dengan ibunya
Karena ia akan pergi kuliah
Pergi menuju hari lebih baik
Tak ada lagi peraturan mengekang
Sendirian menemukan jalan
Kopor memenuhi bagasi Ford-nya
yang kotor dan usang
Ia tak sabar tiba di kampus
Memeriksa kamar asramanya
Sang ibu membuka pintu mobil
Dan menutupnya saat ia masuk
Lalu tersenyum bangga pada putranya
Seraya air mata menetes dari dagunya
Ia menjulurkan tangan melalui jendela yang terbuka
Mengucapkan selamat sukses dikampus
Lalu ditariknya anaknya mendekat
Dan melanggar aturan dilarang memeluk
Si anak merasa kebebasan menyapanya
Saat ia memasuki jalan tol
Akhirnya hidupnya hanya miliknya sendiri
Dan ia mengantisipasi takdir
Kehidupan kampus lebih menantang
Daripada yang dapat ia harapkan
Tak ada waktu menjawab surat
Yang sering dikirim ibunya
Ia sudah dewasa sekarang
Terlalu tua untuk hal-hal itu
Kunjungannya saat liburan
Sudah mesti cukup
Lagipula, ujian semester cepat menghadang
Tekanan terasa raksasa
Ia belajar hingga begadang
Keinginannya untuk lulus begitu kuat
Ia bertanya-tanya bagaimana ia berhasil
Bagaimana ia mengatasi
Bagaimana jika ia tak lulus?
Apakah masih akan ada harapan?
Seakan ia mendapat panggilan
Ia melaju di jalan tol
Dengan kecepatan penuh
Malam mulai larut
Ia membelok di kelokan
Yang sering dijelajahinya
Dan memasuki pintu terbuka
Rumah ibunya
Sang ibu duduk di meja
Bersama gambar dalam pigura
Kenangan dari masa lalu
Yang membawa suka duka
Sang ibu tidak perlu bertanya
Mengapa anaknya pulang dari kampus
Karena ia tahu jawabannya
Saat si anak melanggar aturan dilarang memeluk
Lengan melingkarinya erat
Mengintip gambar yang dibuatnya
Banyak pohon, cabang tidak sempurna
Dan matahari kuning yang besar
Sang ibu tersenyum penuh pengertian
Lalu ia pun berkata tegas
anakku, sejak dulu
dan selalu kau membanggakanku
lihatlah betapa jauh kau menempuh
dari anak kecil yang begitu berani
menuju taman kanak-kanak
tanganmu melambai
dan ditahun-tahun kau berbuat kesalahan
tapi anakku, ibu juga pernah salah,
sempurna itu mustahil dalam hidup
lakukanlah sebaik mungkin
dan jangan berharap lebih dari itu
karena hidup ini semestinya menyenangkan
kau hanya bisa menjalani satu kehidupan
lakukan apa yang terbaik bagimu, Nak
duduk dikamar asramanya
saat tekanan tampak terlalu banyak
dan segala yang ia perjuangkan
tampak begitu tak terjangkau
ia menatap gambar
matahari kuning besar
lalu ia teringat
betapa jauh ia telah menempuh
dari anak menjadi dewasa
melawan banyak rasa takut
melalui ujian dan cobaan
manahan banyak air mata
tahu bahwa sukses itu
bukan melewati setiap ujian
dan satu-satunya jalan gagal dalam hidup
adalah tidak melakukan yang terbaik
dan pelajaran terbesar yang didapatnya
yang tidak didapatnya dari sekolah...
bahwa tak apa-apa bagi orang dewasa
untuk melanggar aturan dilarang memeluk
Ia bergegas ke pintu
Melepaskan pelukan ibunya
Ia tak lagi perlu itu
Karena ia sudah besar sekarang
Terlalu besar untuk hal-hal seperti itu
Sebaliknya ia melambaikan salam
Berharap itu sudah cukup
Saat hari itu ia pulang sekolah
Sang ibu menanyakan kegiatannya
Ia memberinya secarik kertas
Bergambar matahari kuning besar
Gambarnya tak sempurna
Karena ia ceroboh sana-sini
Tapi sang ibu agaknya tak melihat
Atau agaknya tak peduli
Hari pertama SMP
Ia bergegas ke pintu
Berlari dari pelukan ibunya
Ia tak menginginkan hal itu lagi
Ia mengabaikan panggilannya
Saat ia bergegas menyusuri jalan
Di dekat perempatan
Tempat temannya berencana bertemu
Ia berharap ibu akan mengerti
Mengapa ia harus berjalan kesekolah
Diantar oleh ibunya kini
Akan tidak keren kelihatannya
Dan saat ia pulang sekolah
Sang ibu menanyakan kegiatannya
Ia menyerahkan beberapa kertas
Dengan silang lebih dari satu
Sang guru jelas menunjukkan
Jawaban salah disana-sini
Tapi ibunya agaknya tak melihat
Atau agaknya tak peduli
Hari pertama SMUIa bergegas keluar pintu
Melompat kekursi pengemudi
Ford-nya yang mengilap
Ia pergi tanpa sarapan
Ia pergi tanpa pamit
Tapi ia berbalik dan menoleh
Sebelum membelok
Ia melihat ibunya melambai dengan semangat
Saat ia menjauh
Ia membunyikan klaksonnya hanya sekali
Untuk mencerahkan hari ibunya
Ia melihat senyuman diwajah ibunya
Lalu ia melaju menghilang dari pandangan
Menuju dunia yang berbeda
Kehidupan baru yang menyenangkan
Dan saat wisudanya
Saat air mata bersinar dimata ibunya
Ia tahu sudah tiba waktunya
Untuk berpisah dengan ibunya
Karena ia akan pergi kuliah
Pergi menuju hari lebih baik
Tak ada lagi peraturan mengekang
Sendirian menemukan jalan
Kopor memenuhi bagasi Ford-nya
yang kotor dan usang
Ia tak sabar tiba di kampus
Memeriksa kamar asramanya
Sang ibu membuka pintu mobil
Dan menutupnya saat ia masuk
Lalu tersenyum bangga pada putranya
Seraya air mata menetes dari dagunya
Ia menjulurkan tangan melalui jendela yang terbuka
Mengucapkan selamat sukses dikampus
Lalu ditariknya anaknya mendekat
Dan melanggar aturan dilarang memeluk
Si anak merasa kebebasan menyapanya
Saat ia memasuki jalan tol
Akhirnya hidupnya hanya miliknya sendiri
Dan ia mengantisipasi takdir
Kehidupan kampus lebih menantang
Daripada yang dapat ia harapkan
Tak ada waktu menjawab surat
Yang sering dikirim ibunya
Ia sudah dewasa sekarang
Terlalu tua untuk hal-hal itu
Kunjungannya saat liburan
Sudah mesti cukup
Lagipula, ujian semester cepat menghadang
Tekanan terasa raksasa
Ia belajar hingga begadang
Keinginannya untuk lulus begitu kuat
Ia bertanya-tanya bagaimana ia berhasil
Bagaimana ia mengatasi
Bagaimana jika ia tak lulus?
Apakah masih akan ada harapan?
Seakan ia mendapat panggilan
Ia melaju di jalan tol
Dengan kecepatan penuh
Malam mulai larut
Ia membelok di kelokan
Yang sering dijelajahinya
Dan memasuki pintu terbuka
Rumah ibunya
Sang ibu duduk di meja
Bersama gambar dalam pigura
Kenangan dari masa lalu
Yang membawa suka duka
Sang ibu tidak perlu bertanya
Mengapa anaknya pulang dari kampus
Karena ia tahu jawabannya
Saat si anak melanggar aturan dilarang memeluk
Lengan melingkarinya erat
Mengintip gambar yang dibuatnya
Banyak pohon, cabang tidak sempurna
Dan matahari kuning yang besar
Sang ibu tersenyum penuh pengertian
Lalu ia pun berkata tegas
anakku, sejak dulu
dan selalu kau membanggakanku
lihatlah betapa jauh kau menempuh
dari anak kecil yang begitu berani
menuju taman kanak-kanak
tanganmu melambai
dan ditahun-tahun kau berbuat kesalahan
tapi anakku, ibu juga pernah salah,
sempurna itu mustahil dalam hidup
lakukanlah sebaik mungkin
dan jangan berharap lebih dari itu
karena hidup ini semestinya menyenangkan
kau hanya bisa menjalani satu kehidupan
lakukan apa yang terbaik bagimu, Nak
duduk dikamar asramanya
saat tekanan tampak terlalu banyak
dan segala yang ia perjuangkan
tampak begitu tak terjangkau
ia menatap gambar
matahari kuning besar
lalu ia teringat
betapa jauh ia telah menempuh
dari anak menjadi dewasa
melawan banyak rasa takut
melalui ujian dan cobaan
manahan banyak air mata
tahu bahwa sukses itu
bukan melewati setiap ujian
dan satu-satunya jalan gagal dalam hidup
adalah tidak melakukan yang terbaik
dan pelajaran terbesar yang didapatnya
yang tidak didapatnya dari sekolah...
bahwa tak apa-apa bagi orang dewasa
untuk melanggar aturan dilarang memeluk
5/30/2008
Keindahan Untukmu...
Rabbi....
Jika cintaku Kau ciptakan untuk dia
tabahkan hatinya
teguhkan imannya
sucikan cintanya
lembutkan rindunya
Rabbi....
Jika hatiku Kau ciptakan untuk dia
penuhi hatinya dengan Kasih-MU
terangi langkahnya dengan Nur-MU
bisikkan kedamaian dalam kegalauan
temani dia dalam kesepian
Rabbi...
kutitipkan cintaku pada-MU untuknya
resapkan rinduku pada rindunya
mekarkan cintaku bersama cintanya
satukan hidupku dan hidupnya dalam cinta-MU
sebab, sungguh aku mencintainya karena-MU...
Jika cintaku Kau ciptakan untuk dia
tabahkan hatinya
teguhkan imannya
sucikan cintanya
lembutkan rindunya
Rabbi....Jika hatiku Kau ciptakan untuk dia
penuhi hatinya dengan Kasih-MU
terangi langkahnya dengan Nur-MU
bisikkan kedamaian dalam kegalauan
temani dia dalam kesepian
Rabbi...
kutitipkan cintaku pada-MU untuknya
resapkan rinduku pada rindunya
mekarkan cintaku bersama cintanya
satukan hidupku dan hidupnya dalam cinta-MU
sebab, sungguh aku mencintainya karena-MU...
5/29/2008
Teruntuk Sahabat-sahabatku...
Cinta ibarat kupu-kupu.
Makin kau kejar, makin ia menghindar.
Tapi bila kau biarkan ia terbang, ia akan menghampirimu
disaat kau tak menduganya.
Cinta bisa membahagiakanmu
tapi sering pula ia menyakiti,
tapi cinta itu hanya istimewa apabila kau berikan
pada seseorang yang layak menerima.
Jadi tenang-tenang saja, jangan terburu-buru
dan pilihlah yang terbaik.
Kepada sahabat-sahabatku yang
"RAGU-RAGU DENGAN PERNIKAHAN"
Cinta bukannya perkara menjadi "orang sempurna"- nya seseorang.
Justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantumu
menjadikan dirimu menjadi se-sempurnanya.
Kepada sahabat-sahabatku yang
"TIPE PLAYBOY/PLAYGIRL."
Jangan katakan "Aku cinta padamu"
bila kau tidak benar-benar peduli.
Jangan bicarakan soal perasaan-perasaan
bila itu tidak benar-benar ada.
Jangan kau sentuh hidup seseorang
bila kau berniat mematahkan hati.
Jangan menatap ke dalam mata
bila apa yang kau kerjakan cuma berbohong.
Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah
membuat seseorang jatuh cinta,
padahal kau tidak berniat sama sekali
'tuk menerimanya saat ia terjatuh..
Kepada sahabat-sahabatku yang "SUDAH MENIKAH."
Kalau Cinta jangan katakan "Ini salahmu!",
tapi "Maafkan aku, ya?" Bukan "Kau dimana!",
melainkan "Aku disini, kenapa?"
Bukan "Kok bisa sih kau begitu!" tapi "Aku ngerti."
Dan juga bukan "Coba, seandainya kau..."
akan tetapi "Terima kasih ya, kau begitu.."

Kepada sahabat-sahabatku yang "BERTUNANGAN"
Tolak ukur saling mencocoki bukanlah berapa lamanya waktu
yang kalian habiskan bersama, melainkan untuk berapa saling baiknyaanda berdua.
Kepada sahabat-sahabatku yang "PATAH HATI"
Sakit patah hati bertahan selama kau menginginkannya
dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.
Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi
melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran
dan hikmahnya.
Kepada sahabat-sahabatku yang
"BELUM PERNAH JATUH CINTA."
Bagaimana kalau jatuh cinta: Mau jatuh jatuhlah
tapi jangan sampai terjerumus,
tetaplah konsisten tapi jangan terlalu "ngotot",
berbagilah dan jangan sekali-kali tidak fair,
berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut,
siap-siaplah untuk terluka dan menderita,
tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu itu.
Kepada sahabat-sahabatku yang
"INGIN MENGUASAI."
Hatimu patah melihat yang kau cintai
berbahagia dengan orang lain,
tapi akan lebih sakit lagi mengetahui
bahwa yang kau cintai ternyata tidak bahagia denganmu.
Kepada sahabat-sahabatku yang
"TAKUT MENGAKUI."
Cinta menyakitkan bila anda putuskan
hubungan dengan seseorang.
Itu malah lebih sakit lagi bila seseorang
memutuskan hubungan denganmu.
Tapi cinta paling menyakitkan
bila orang yang kau cintai sama sekali
tidak mengetahui perasaanmu (terhadapnya).
Kepada sahabat-sahabatku yang
"MASIH BERTAHAN MENCINTAI SEORANG YANG SUDAH PERGI."
Hal menyedihkan dalam hidup
ialah bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta,
hanya kemudian pada akhirnya menyadari bahwa
dia bukanlah jodohmu
dan kau telah menyiakan bertahun-tahun
untuk seseorang yang tidak layak.
Kalau sekarangpun ia sudah tak layak,
10 tahun dari sekarangpun ia juga tak akan layak.
Biarkan dia pergi,
Lupakan......!!
Relakan.......!!
Matahari pagi menunggumu di esok hari ...
Saat yang tepat buat memulai sesuatu yang baru ...
Makin kau kejar, makin ia menghindar.
Tapi bila kau biarkan ia terbang, ia akan menghampirimu
disaat kau tak menduganya.
Cinta bisa membahagiakanmu
tapi sering pula ia menyakiti,
tapi cinta itu hanya istimewa apabila kau berikan
pada seseorang yang layak menerima.
Jadi tenang-tenang saja, jangan terburu-buru
dan pilihlah yang terbaik.
Kepada sahabat-sahabatku yang
"RAGU-RAGU DENGAN PERNIKAHAN"
Cinta bukannya perkara menjadi "orang sempurna"- nya seseorang.
Justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantumu
menjadikan dirimu menjadi se-sempurnanya.
Kepada sahabat-sahabatku yang
"TIPE PLAYBOY/PLAYGIRL."
Jangan katakan "Aku cinta padamu"
bila kau tidak benar-benar peduli.
Jangan bicarakan soal perasaan-perasaan
bila itu tidak benar-benar ada.
Jangan kau sentuh hidup seseorang
bila kau berniat mematahkan hati.
Jangan menatap ke dalam mata
bila apa yang kau kerjakan cuma berbohong.
Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah
membuat seseorang jatuh cinta,
padahal kau tidak berniat sama sekali
'tuk menerimanya saat ia terjatuh..
Kepada sahabat-sahabatku yang "SUDAH MENIKAH."
Kalau Cinta jangan katakan "Ini salahmu!",
tapi "Maafkan aku, ya?" Bukan "Kau dimana!",
melainkan "Aku disini, kenapa?"
Bukan "Kok bisa sih kau begitu!" tapi "Aku ngerti."
Dan juga bukan "Coba, seandainya kau..."
akan tetapi "Terima kasih ya, kau begitu.."

Kepada sahabat-sahabatku yang "BERTUNANGAN"
Tolak ukur saling mencocoki bukanlah berapa lamanya waktu
yang kalian habiskan bersama, melainkan untuk berapa saling baiknyaanda berdua.
Kepada sahabat-sahabatku yang "PATAH HATI"
Sakit patah hati bertahan selama kau menginginkannya
dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.
Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi
melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran
dan hikmahnya.
Kepada sahabat-sahabatku yang
"BELUM PERNAH JATUH CINTA."
Bagaimana kalau jatuh cinta: Mau jatuh jatuhlah
tapi jangan sampai terjerumus,
tetaplah konsisten tapi jangan terlalu "ngotot",
berbagilah dan jangan sekali-kali tidak fair,
berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut,
siap-siaplah untuk terluka dan menderita,
tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu itu.
Kepada sahabat-sahabatku yang
"INGIN MENGUASAI."
Hatimu patah melihat yang kau cintai
berbahagia dengan orang lain,
tapi akan lebih sakit lagi mengetahui
bahwa yang kau cintai ternyata tidak bahagia denganmu.
Kepada sahabat-sahabatku yang
"TAKUT MENGAKUI."
Cinta menyakitkan bila anda putuskan
hubungan dengan seseorang.
Itu malah lebih sakit lagi bila seseorang
memutuskan hubungan denganmu.
Tapi cinta paling menyakitkan
bila orang yang kau cintai sama sekali
tidak mengetahui perasaanmu (terhadapnya).
Kepada sahabat-sahabatku yang
"MASIH BERTAHAN MENCINTAI SEORANG YANG SUDAH PERGI."
Hal menyedihkan dalam hidup
ialah bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta,
hanya kemudian pada akhirnya menyadari bahwa
dia bukanlah jodohmu
dan kau telah menyiakan bertahun-tahun
untuk seseorang yang tidak layak.
Kalau sekarangpun ia sudah tak layak,
10 tahun dari sekarangpun ia juga tak akan layak.
Biarkan dia pergi,
Lupakan......!!
Relakan.......!!
Matahari pagi menunggumu di esok hari ...
Saat yang tepat buat memulai sesuatu yang baru ...
5/17/2008
Yang menyedihkan, menyakitkan & mengecewakan!
Hal yang sangat menyedihkan adalah
saat kau jujur pada temanmu, dia berdusta padamu ….
Saat dia telah berjanji padamu, dia mengingkarinya ….
Saat kau memberikan perhatian, dia tidak menghargainya …
Hal yang sangat menyakitkan
adalah saat kau mengirimkan e-mail pada temanmu,
dia menghapus tanpa membacanya …
Saat kau membutuhkan jawaban dari e-mailmu,
dia tidak menjawab dan mengacuhkannya …
Saat bertemu dengannya dan ingin menyapa,
dia pura-pura tidak melihatmu …
Saat kau mencintainya dengan tulus
tapi dia tidak mencintamu …
Saat dia yang kau sayangi
tiba-tiba mengirimkan kartu undangan pernikahannya….
Hal yang sangat mengecewakan
adalah saat kau dibutuhkan
hanya pada saat dia dalam kesulitan…
Saat kau bersikap ramah,
dia terkadang bersikap sinis padamu…
Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita,
dia berusaha untuk menghindarimu …
Jangan pernah menyesali atas apa yang terjadi padamu
Sebenarnya hal-hal yang kau alami sedang mengajarimu….
Saat temanmu berdusta padamu atau
tidak menepati janjinya padamu atau dia tidak
menghargai perhatian yang kau berikan….
sebenarnya dia telah mengajarimu
agar kau tidak berperilaku seperti dia ….
Saat temanmu menghapus e-mail yang kau kirim
sebelum membacanya atau saat bertemu dengannya
dan ingin menyapa, dia pura-pura tidak melihatmu...
sebenarnya dia telah mengajarkanmu
agar tidak berprasangka buruk & selalu berpikiran positif
bahwa mungkin saja dia pernah membaca e-mail
yang kau kirim atau mungkin saja dia tidak melihatmu ….
Dan saat dia tidak menjawab e-mailmu ….
Sebenarnya dia telah mengajarkanmu
untuk menjawab e-mail temanmu
yang membutuhkan jawaban walaupun kau sedang sibuk
dan jika kau tidak bisa menjawabnya
katakan kalau kau belum bisa menjawabnya
jangan biarkan e-mailnya tanpa jawaban
karena mungkin dia sedang menunggu jawabanmu….
Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia tidak
mencintaimu atau dia yang kau sayangi tiba-tiba
mengirimkan kartu undangan pernikahannya ….
sebenarnya sedang mengajarimu
untuk ridha menerima takdir-Nya..
Saat kau bersikap ramah
tapi dia terkadang bersikap sinis padamu...
Sebenarnya dia sedang mengajarimu
untuk selalu bersikap ramah pada siapapun ….
Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita,
dia berusaha untuk menghindarimu …
Sebenarnya dia sedang mengajarimu
untuk menjadi seorang teman
yang bisa diajak berbagi cerita,
mau mendengarkan keluhan temanmu
dan membantunya ….
Bila kau dibutuhkan hanya pada saat
dia sedang dalam kesulitan ….
Sebenarnya juga telah mengajarimu
untuk menjadi orang yang arif & santun,
kau telah membantunya saat dia dalam kesulitan ….
Begitu banyak hal yang tidak menyenangkan
yang sering kau alami atau bertemu dengan
orang-orang yang menjengkelkan, egois dan sikap
yang tidak mengenakkan…
Dan betapa tidak menyenangkan
menjadi orang yang dikecewakan, disakiti,
tidak dipedulikan/dicuekin, tidak dihargai,
atau bahkan mungkin dicaci dan dihina…
Sebenarnya orang-orang tersebut.
Sedang mengajarimu..
untuk melatih membersihkan hati & jiwa,
melatih untuk menjadi orang yang sabar
dan mengajarimu untuk tidak berperilaku seperti itu …
Mungkin Tuhan menginginkan kau bertemu orang
dengan berbagai macam karakter yang tidak menyenangkan
sebelum kau bertemu dengan orang yang menyenangkan
dalam kehidupanmu dan kau harus mengerti bagaimana
berterimakasih atas karunia itu yang telah mengajarkan
sesuatu yang paling berharga dalam hidupmu …
source : AirPutih
saat kau jujur pada temanmu, dia berdusta padamu ….
Saat dia telah berjanji padamu, dia mengingkarinya ….
Saat kau memberikan perhatian, dia tidak menghargainya …
Hal yang sangat menyakitkan
adalah saat kau mengirimkan e-mail pada temanmu,
dia menghapus tanpa membacanya …
Saat kau membutuhkan jawaban dari e-mailmu,
dia tidak menjawab dan mengacuhkannya …
Saat bertemu dengannya dan ingin menyapa,
dia pura-pura tidak melihatmu …
Saat kau mencintainya dengan tulus
tapi dia tidak mencintamu …
Saat dia yang kau sayangi
tiba-tiba mengirimkan kartu undangan pernikahannya….
Hal yang sangat mengecewakan
adalah saat kau dibutuhkan
hanya pada saat dia dalam kesulitan…
Saat kau bersikap ramah,
dia terkadang bersikap sinis padamu…
Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita,
dia berusaha untuk menghindarimu …
Jangan pernah menyesali atas apa yang terjadi padamuSebenarnya hal-hal yang kau alami sedang mengajarimu….
Saat temanmu berdusta padamu atau
tidak menepati janjinya padamu atau dia tidak
menghargai perhatian yang kau berikan….
sebenarnya dia telah mengajarimu
agar kau tidak berperilaku seperti dia ….
Saat temanmu menghapus e-mail yang kau kirim
sebelum membacanya atau saat bertemu dengannya
dan ingin menyapa, dia pura-pura tidak melihatmu...
sebenarnya dia telah mengajarkanmu
agar tidak berprasangka buruk & selalu berpikiran positif
bahwa mungkin saja dia pernah membaca e-mail
yang kau kirim atau mungkin saja dia tidak melihatmu ….
Dan saat dia tidak menjawab e-mailmu ….
Sebenarnya dia telah mengajarkanmu
untuk menjawab e-mail temanmu
yang membutuhkan jawaban walaupun kau sedang sibuk
dan jika kau tidak bisa menjawabnya
katakan kalau kau belum bisa menjawabnya
jangan biarkan e-mailnya tanpa jawaban
karena mungkin dia sedang menunggu jawabanmu….
Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia tidak
mencintaimu atau dia yang kau sayangi tiba-tiba
mengirimkan kartu undangan pernikahannya ….
sebenarnya sedang mengajarimu
untuk ridha menerima takdir-Nya..
Saat kau bersikap ramah
tapi dia terkadang bersikap sinis padamu...
Sebenarnya dia sedang mengajarimu
untuk selalu bersikap ramah pada siapapun ….
Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita,
dia berusaha untuk menghindarimu …
Sebenarnya dia sedang mengajarimu
untuk menjadi seorang teman
yang bisa diajak berbagi cerita,
mau mendengarkan keluhan temanmu
dan membantunya ….
Bila kau dibutuhkan hanya pada saat
dia sedang dalam kesulitan ….
Sebenarnya juga telah mengajarimu
untuk menjadi orang yang arif & santun,
kau telah membantunya saat dia dalam kesulitan ….
Begitu banyak hal yang tidak menyenangkan
yang sering kau alami atau bertemu dengan
orang-orang yang menjengkelkan, egois dan sikap
yang tidak mengenakkan…
Dan betapa tidak menyenangkan
menjadi orang yang dikecewakan, disakiti,
tidak dipedulikan/dicuekin, tidak dihargai,
atau bahkan mungkin dicaci dan dihina…
Sebenarnya orang-orang tersebut.
Sedang mengajarimu..
untuk melatih membersihkan hati & jiwa,
melatih untuk menjadi orang yang sabar
dan mengajarimu untuk tidak berperilaku seperti itu …
Mungkin Tuhan menginginkan kau bertemu orang
dengan berbagai macam karakter yang tidak menyenangkan
sebelum kau bertemu dengan orang yang menyenangkan
dalam kehidupanmu dan kau harus mengerti bagaimana
berterimakasih atas karunia itu yang telah mengajarkan
sesuatu yang paling berharga dalam hidupmu …
source : AirPutih
Langganan:
Postingan (Atom)
